Powered By Blogger

pupuh sinom


1. Mohon dimaafkan hamba hendak menghitung,
Makhluk halus di Nusa Jawa,
Yang menjadi penjaga setiap kota,
Para Raja Makhluk Halus,
Besar kegunaannya,
Jika bisa mengingatnya satu persatu,
Mampu untuk menolak ilmu hitam,
Bisa dibuat membantu kesembuhan yang sakit karena guna-guna,
Pohon dan tanah yang angker akan jadi tawar.


  
2. Mulai pertama dari sebelah timur,
Durganêluh (menjaga) Majapahit (Mojokerto sekarang),
Didampingi Raja Bahurêksa,
Mereka Raja Makhluk Halus disana,
Blambangan (Banyuwangi sekarang) disebutkan,
Bernama Sang Balabatu,
Sedangkan yang bernama Buta Locaya,
Yang menjaga di kota Kadhiri (Kediri),
Prabhu Yêksa yang menjaga dikota Giripura (Gresik).


  
3. Sidagori yang menjaga di kota Pacitan,
(Kota) Kaduwang (dijaga oleh) si Klênthingmungil,
Endrayaksa yang menjaga dikota Magêtan,
(Kota) Jênggala (yang menjaga) si Tunjungputih,
Prangmuka (yang menjaga kota) Surabanggi (Surabaya),
(Daerah) Pananggulan (yang menjaga) Abur-Abur,
Sapujagad yang menjaga di daerah Jipang,
Madiyun (Madiun dijaga oleh) si Kalasêkti,
Sedangkan si Koreb yang menjaga kota Panaraga (Ponorogo).


  
4. Singabarong (yang menjaga kota) Jagaraga,
(Kota) Majênang (yang menjaga) Trênggilingwêsi,
Macan Guguh (yang menjaga kota) Garobogan (Grobogan),
Kalajangga (yang menjaga kota) Singasari (Malang sekarang),
Sarengat (Srengat dijaga oleh) Barukuping,
Balitar (Blitar dijaga oleh) si Kalakathung,
Butakurda yang menjaga daerah Rawa,
(Daerah) Kalangbret (yang menjaga) si Sêkar Gambir,
Carub Awor yang menjaga dikota Lamongan.


  
5. Gurnita yang menjaga daerah Puspalaya,
Si Lêmpur yang menjaga didaerah Pilangputih,
Si Lancuk yang menjaga kota Balora (Blora),
(Daerah0 Pagambiran (yang menjaga adalah) Kalasêkti,
(Daerah) Kêdhunggêne (yang menjaga adalah) Ni Jênggi,
Ki Bajangklewer yang menjaga didaerah Kêdhunggêne,
Nglasêm (Lasem dijaga oleh) Kalabrahala,
Sidayu (Sedayu dijaga oleh) Si Cicingmurti,
Ki Jalangkah didaerah Candhi kedudukannya.


  
6. (Kota) Sêmarang (yang menjaga adalah) Baratkatiga,
(Kota) Pakalongan (yang menjaga adalah) Guntur Gêni,
(Daerah) Pêcalang (yang menjaga adalah) Si Sambangyuda,
Sarwaka menjaga daerah Sukawati,
Didaerah Padhas (yang menjaga adalah) Nyai Ragil,
Jayalêlana menjaga didaerah Suruh,
Buta Trênggiling (menjaga kota) Têgal,
Dikota Têgal juga berkuasa si Guntinggêni,
(Kota) Kaliwungu Gutuk Api yang menjaganya.


  
7. (Kota) Magêlang (yang menjaga adalah) Ki Samahita,
Dhadhungawuk (menjaga didaerah) Gêsêng,
Buta Salewah menjaga kota Pajang,
Manda-Manda menjaga kota Matawis (Mataram),
(Kota) Paleret (Plered yang menjaga adalah) Rajêgwêsi,
Kutha Gêdhe (Kota Gede yang menjaga adalah) Nyai Panggung,
Pragota (menjaga kota) Kartasura,
(Kota) Cirêbon (yang menjaga adalah) Setan Koberi,
Juru Taman yang menjaga daerah Têgallayang.


  
8. Gênawati yang menjaga dikota Seluman (Sleman),
Ki Kêmandhang (menjaga didaerah) Wringinputih,
Si Karêtêk (yang menjaga kota) Pajajaran (Bogor),
Sapuregel yang menjaga kota Batawi (Jakarta sekarang),
Ki Drusul yang menjaga daerah Banawi,
Yang berkuasa di Gunung Agung,
(Bernama) Ki Tlêkah Ngawang-Awang,
Ki Tlapa (yang menjaga di) Ardi Mêrapi (Gunung Merapi),
Ni Taruki yang berkuasa didaerah Tunjungbang.


  
9. Setan Karêtêg yang menjaga kota Kêndhal,
(Kota) Pamasuhan (dijaga oleh) Sapuangin,
Kresnapada yang menjaga daerah Rangkudan,
Ni Pandhansari yang menjaga daerah Srisig,
Yang berkuasa didaerah Wanapêthi,
Palangkarsa namanya,
Ki Candhung yang menjaga didaerah Sawahan,
(Daerah) Plabuhan (yang menjaga adalah) Ki Dudukwarih,
Buta Tukang yang berkuasa didaerah Palayangan.



10. Ni Rara Aris menjaga dikota Bawang,
Didaerah Tidhar (dijaga oleh) Ki Kalasêkti,
Ki Padurêksa (menjaga kota) Sundara,
Ki Jalela (yang menjaga) Ardi Sumbing (Gunung Sumbing),
(Daerah) Ngungrungan (dijaga oleh) Kêsbumurti,
Ki Krama (menjaga daerah) Ardi Rêbabu (Gunung Merbabu),
Nirbangsan (menjaga daerah) Ardi Kombang (Gunung Kombang),
Prabu Jaka (menjaga daerah) Ardi Kêlir (Gunung Kelir),
Ajidipa didaerah Gunung Kêndhêng yang dikuasainya.



11. Daerah Pasisir (yang menjaga adalah) Butakala,
(Kota) Cilacap (dijaga oleh) Si Kalasêkti,
Kalanadhah yang menjaga kota Banyumas,
(Kota) Sigaluh yang menjaga adalah si Prênthil,
(Daerah) Banjaran (yang menjaga adalah) Ki Wêwasi,
Kyai Korog menjaga daerah Lowanu,
Gunung Duk (yang menjaga adalah) Gêniyara,
Nyai Burêng (menjaga daerah) Parangtritis,
Drêmbamoha yang menjaga kota Prabalingga (Probolinggo).



12. Ki Kêrta (yang menjaga daerah) Sangkalbolongan,
Kêdhungandhong (yang menjaga daerah) Winongsari,
Daerah Jênu (dijaga oleh) Ki Karungkala,
Daerah Pêngging (dijaga oleh) Banjaransari,
Daerah Kêdhuyang berkuasa,
Bernama Ki Candralatu,
(Daerah) Gunung Kêndhalisada,
Kêthek Putih yang berkuasa,
Buta Glêmboh berkuasa didaerah Ngayah.



13. Ni Rara Denok yang menjaga kota Dêmak,
Kota Tuban (dijaga oleh) Nyai Bathithing,
Daerah Kuwu (dijaga oleh) Ki Juwalpayal,
Si Jungkit yang berkuasa didaerah Guyang,
(Kota) Trênggalek (dijaga oleh) Ni Daruni,
Tunjungseta (menjaga daerah) Cêmarasewu,
Kalawadhung (menjaga daerah) Kênthongan,
Jêpara (dijaga oleh) Ki Wanengtaji,
Bagus Anom berkuasa dikota Kudus.



14. Magiri (Imogiri dijaga oleh) Ki Manglarmonga,
Daerah Gadhing (dijaga oleh) Ki Puspasari,
(Daerah) Kêtanggung (dijaga oleh) Ki Klanthungwêlah,
(Daerah) Brengkelen (dijaga oleh) si Banaspati,
Ni Kopek berkuasa didaerah Manoreh,
Daerah Têngah (dijaga oleh) si Sabuk Alu,
Daerah Nglandhak (dijaga oleh) Ki Mayangkara,
Si Gori 9menjaga daerah) Kêdhungcuwiri,
Baruklinthing berkuasa didaerah Bahrawa.



15. Sunan Lawu (berkuasa didaerah) Ngargapura (Gunung Lawu),
Daerah Bayat (dijaga oleh) si Puspakati,
Cucuk Dandang berkuasa didaerah Kartikan,
Kulawarga (berkuasa didaerah)Tasikwêdhi,
Lantas Kali Opak,
Sanggabuwananama yang menguasainya,
Si Kecek (menjaga daerah) Pajarakan,
Cingcinggoling (menjaga daerah) Kaliwêning,
Daerah Dahrama dikuasai oleh Ula Wêlang.



16. Yang berkuasa di Kayulandeyan,
(Bernama) Ki Daruna dan Ni Daruni,
Bagus Karang berkuasa didaerah Roban,
Sangujaya (dijaga oleh) Udanriris,
Sidarengga (yang menjaga daerah)Dalêpih,
Si Gadhung (yang menjaga daerah) Kêdhunggarunggung,
Yang berkuasa di kota Bojanêgara (Bojonegoro),
Citranaya namanya,
Gênapura yang berkuasa didaerah Majapura.



17. Ki Logenjang menjaga kota Juwana,
Kota Rêmbang (dijaga oleh) si Bajulbali,
Ki Lender menjaga kota Wirasaba (Wonosobo),
(Pulau) Madura (dijaga oleh) Ki Buta Gigris,
Yang berkuasa didaerah Matêsih,
Jaranpanoleh namanya,
Ki Londir (menjaga didaerah) Pacangakan,
Si Landhêp (menjaga daerah) Jatisan,
Ondar Andir yang berkuasa didaerah Jatimalang.



18. Arya Tiron yang menjaga di kota Lodaya,
Sarpa Bangsa yang menjaga didaerah Pêning,
Pêrang Tandang yang menjaga daerah Kasanga,
Daerah Crewek (dijaga oleh) Ki Mandamandi,
Setan (yang menjaga daerah) Telaga Pasir,
Bernama Ki Jalinglung,
Kalanadhah yang menjaga daerah Tuntang,
Bancuri Kalabancuri,
Yang berkuasa dikaki Ardi Baita (Gunung Perahu).



19. Ragadungik (yang menjaga daerah) Randhulawang,
Daerah Sêndhang (dijaga oleh) Rêtna Pêngasih,
Buta Kapa yang menjaga daerah Prambanan,
Mbok Sampurna (yang menjaga daerah) Ardi Wilis (Gunung Wilis),
Raden Galinggangjati,
Yang berkuasa didaerah Gajahmungkur,
Si Gêndruk menjaga didaerah Talpêgat,
(Daerah) Ngêmbel (dijaga oleh) Raden Panjisari,
Pagêrwaja dijaga oleh Udakusuma.



20. Ki Pênthul menjaga daerah Pakacangan,
(Daerah) Cangakan (dijaga oleh) si Dodotkawit,
Terkenal kesaktiannya,
Mempunyai tunggangan kuda putih,
Berpayungkan Cakra,
Sayap Baja selimutnya,
Semua terlindungi,
Begitu indah oleh perlindungan besi (Rajêg Wêsi),
Cametinya berasal dari ekor ular jantan.



21. Disabetkan kearah Timur,
Ada penyakit datang seketika berbalik arah,
Tertolak kembali ke arah Timur,
Ke Selatan disabetkan lagi,
Penyakit datang seketika berbalik,
Tertolak kembali kearah selatan,
Ke Barat disabetkan,
Ada penyakit datang seketika berbalik arah,
Tertolak kembali ke arah Barat penyakit tersebut.



22. Ke Utara disabetkan lagi,
Ada penyakit datang seketika berbalik arah,
Ke arah Utara kembali tertolak,
Lantas disabetkan ke Atas,
Penyakit yang datang-pun berbalik,
Tertolak kembali ke Atas,
Lantas disabetkan ke Bawah,
Penyakit yang datang-pun berbalik,
Seketika penyakit tertolak kembali ke Bawah.



23. Raja makhluk halus yang berkuasa di kota Jêpara,
Serta Raja Makhluk Halus yang berkuasa di kota Pathi (Pati),
Terkenal kesaktiannya,
Juweya namanya,
Gus Rema (yang menjaga didaerah)Tambaksuli,
Kudapêksa yang menjaga didaerah Dêlanggung,
Ki Klunthung (yang menjaga didaerah) Ringinpêthak,
Ni Gambir yang menjaga didaerah Glagahwangi,
Si Kacubung berkuasa didaerah Kadilangu.



24. Ni Dulêg menjaga didaerah Pamancingan,
Guwa Langse (dijaga oleh) Nini Suntring,
Yang berkuasa didaerah Parang Wedang,
(Bernama) Raden Arya Jayengwêsthi,
Seluruh yang berkuasa dipesisir selatan,
Adalah kerabat dari Nyai Kidul (Kangjeng Ratu Kidul),
Sudah lengkap seluruhnya,
Nama Para Raja Makhluk Halus,
Di Tanah Jawa yang bisa dibuat perlindungan.

Tidak ada komentar: